UNIVERSITAS GUNADARMA
TAHUN 2016 - 2017
SistemInformasiAkuntansi
#
1. Alexander BagasSaputra (30114784)
2. AripNuraripin (31114634)
3. Faiz Akbar R (33114826)
4. IrvanRiyaya (35114479)
5. QiranaRizka R (38114644)
6. Rangga Bijakkaloka (38114904)
7. Ridho (39114302)
8. Siti Mega Oriza (38114904)
9. Suci D. Putri (3A114472)
10. WachidYuliarman (3C114109)
- Konsep Dasar Sistem Informasi Akuntansi
Sistem
Informasi AkutansiSistem Informasi Akuntansi
adalah sebuah sistem yang memproses data dan transaksi guna menghasilkan
informasi yang bermafaat untuk merencanakan, mengendalikan, dan mengoperasikan
bisnis.
Sistem
Informasi Akuntansi (SIA) adalah sebuah sistem informasi yang menangani segala
sesuatu yang berkenaan dengan Akuntansi. Akuntansi sendiri sebenarnya adalah
sebuah sistem informasi.
Informasi
Akuntansi yang dihasilkan oleh SIA dibedakan menjadi 2, yaitu :
- informasi akuntansi keuangan, Informasi yang berbentuk laporan keuangan yang ditujukan kepada pihak extern.
- Informasi Akuntansi Manajemen, informasi yang berguna bagi manajemen dalam pengambilan keputusan.
Didalam
Akuntansi Manajemen terdapat dua komponen yang digunakan bagi perencanaan dan
pengendalian perusahaan, yaitu :
- Sistem Akuntansi Biaya Digunakan untuk membantu manajemen dalam perencanaan dan pengawasan dari aktivitas pengadaan, proses distribusi dan penjualan.
- Budgeting adalah proyeksi keuangan perusahaan untuk masa depan yang bermanfaat untuk menolong manajer dalam perencanaan dan pengawasan.
Karakteristik Sistem Informasi Akutansi
Karakteristik
SIA yang membedakannya dengan subsistem CBIS lainnya :
SIA
melakasanakan tugas yang diperlukan
- Berpegang pada prosedur yang relatif standar
- Menangani data rinci
- Berfokus historis
- Menyediakan informasi pemecahan minimal.
2. Definisi DFD
dan ERD
Data Flow Diagram (DFD) adalah alat pembuatan model
yang memungkinkan profesional sistem untuk menggambarkan sistem sebagai suatu
jaringan proses fungsional yang dihubungkan satu sama lain dengan alur data,
baik secara manual maupun komputerisasi.
Pengertian ERD (Entity Relationship Diagram) adalah
suatu model untuk menjelaskan hubungan antar data dalam basis data berdasarkan
objek-objek dasar data yang mempunyai hubungan antar relasi. ERD untuk
memodelkan struktur data dan hubungan antar data, untuk menggambarkannya
digunakan beberapa notasi dan simbol.
Sumber : http://lukmanprayogi20.blogspot.co.id/2015/11/pengertian-dan-contoh-dari-data-flow.html?m=1
3. Fungsi dan
peran DFD serta ERD pada pemodelan data dan pengembangan SIA
Fungsi DFD :
Memberikan indikasi mengenai bagaimana data ditransformasi pada saat data
bergerak melalui sistem. Perannya : Menggambarkan fungsi-fungsi(dan sub fungsi)
yang mentransformasi aliran data
Peran DFD : DFD ini merupakan alat perancangan sistem yang berorientasi
pada alur data dengan konsep dekomposisi dapat digunakan untuk penggambaran
analisa maupun rancangan sistem yang mudah dikomunikasikan oleh profesional
sistem kepada pemakai maupun pembuat program.
Fungsi ERD : Untuk merancang model dasar dari struktur data serta
relationship atau hubungan dari setiap data tersebut, Untuk mempermudah
pengerjaan basis datanya karena dalam ERD kita sudah menjelaskan hubungan dari
data satu ke data lainnya, dan Untuk mempermudah dalam mengubah dan
menganalisis suatu sistem secara dini
Peran ERD : Pemahaman serta penguasaan ERD sangat diperlukan
karena dengan konsep ERD kita bisa merancang suatu sistem yang kokoh dan
terstruktur.Karena di tahap pengerjaan ERD kita diharuskan menganalisis suatu
hubungan dari data yang hendak disimpan dalam di basis data sehingga mengurangi
kemungkinan terjadinya kekacauan data seperti adanya data yang redundan yang
tentunya bisa menyebabkan tabrakan data. Selain itu dengan ERD kita bisa
mendeteksi kelemahan suatu sistem serta data apa saja yang perlu dan tak perlu
ada dalam basis data serta kita bisa menentukan data constraintnya, data
cardinality, hingga atributte type. Sehingga hasil akhir dari sistem yang akan
dikerja menjadi lebih minim tingkat kesalahannya, lebih efisien, dan sesuai
dengan kebutuhan.
